Ganti menteri ganti kurikulum.. Ganti kurikulum ganti buku paket baru.. terus,,harus keluar uang lagi buat belinya..
itulah yang terdengar dari obrolan Bapak setelah beliau menonton berita. Mungkin gtak hanya Bapakku saja yang berceloteh seperti ini.. Mungkin para orang tua lainnya juga begitu.
mengapa se pertanyaan seperti ini bisa muncul??
apa karena ini sering terjadi dan para orang tua tidak diberi pemahaman tentang perubahan yang terjadi ?
entaahhlaahh...
"Ibarat pertandingan sepak bola,
mereka yang menolak kurikulum baru itu penonton, sedangkan pemain dan wasit dapat menerimanya," Ucap Bapak Muhammad Nuh..
Penonton mungkin bisa diartikan orang-orang seperti Bapak saya yang tidak berkecimpung langsung dalam dunia pendidikan, Penonton dan wasit yang dimaksud beliau adalah orang-orang yang berperan langsung dalam dunia pendidikan itu.
sebenarnya pergantian kurikulum 2006 (KaTeSiaPe) menjadi kurikulum 2013 bisa dipandang dari 2 sisi,,
sehingga tak sedikit timbul pro-kontra atas kebijakan baru ini..
Kurikulum 2013 yang sudah direvisi Pemerintah ini seyogyanya harus bisa menciptakan lulusan yang tak hanya pintar dari aspek kognitif saja,,tp juga pintar dalam hal afektif maupun psikomotornya..
tinggal kita liat aplikasinya mulai tanggal 15 Juli 2013 di sekolah masing-masing
:)
itulah yang terdengar dari obrolan Bapak setelah beliau menonton berita. Mungkin gtak hanya Bapakku saja yang berceloteh seperti ini.. Mungkin para orang tua lainnya juga begitu.
mengapa se pertanyaan seperti ini bisa muncul??
apa karena ini sering terjadi dan para orang tua tidak diberi pemahaman tentang perubahan yang terjadi ?
entaahhlaahh...
"Ibarat pertandingan sepak bola,
mereka yang menolak kurikulum baru itu penonton, sedangkan pemain dan wasit dapat menerimanya," Ucap Bapak Muhammad Nuh..
Penonton mungkin bisa diartikan orang-orang seperti Bapak saya yang tidak berkecimpung langsung dalam dunia pendidikan, Penonton dan wasit yang dimaksud beliau adalah orang-orang yang berperan langsung dalam dunia pendidikan itu.
sebenarnya pergantian kurikulum 2006 (KaTeSiaPe) menjadi kurikulum 2013 bisa dipandang dari 2 sisi,,
sehingga tak sedikit timbul pro-kontra atas kebijakan baru ini..
Kurikulum 2013 yang sudah direvisi Pemerintah ini seyogyanya harus bisa menciptakan lulusan yang tak hanya pintar dari aspek kognitif saja,,tp juga pintar dalam hal afektif maupun psikomotornya..
tinggal kita liat aplikasinya mulai tanggal 15 Juli 2013 di sekolah masing-masing
:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar